14 November 2011

Sayangkan Anak, Tangan-tangankan? PART 3: Bagaimana cara menahan diri agar tidak memukul anak?

BAGAIMANA CARA MENAHAN DIRI AGAR TIDAK MEMUKUL ANAK?

Betapa seringnya kita sebagai orang tua merasakan begitu susahnya untuk menahan diri untuk tidak memukul anak ketika dia melakukan suatu yang menyusahkan kita. Padahal jika kita berpikir ulang kita akan dapati bahwa pukulan itu tidaklah akan memberikan suatu manfaat yang besar dibandingkan dengan penyesalan yang akan kita tunai setelah itu. Maka sebagai orang tua kita harus mengerti bagaimana cara agar kita bisa mengendalikan diri kita untuk tidak memukul mereka ketika berbuat kesalahan.

Berikut ini beberapa tips agar kita bisa menahan diri untuk tidak memukul anak.

1. Berusahalah untuk berlindung kepada Allah dari godaan yaitan.

2. Bayangkan dirimu seperti anakmu ketika anda masih anak-anak dan ibumu yang dengan sabar dan lembut menanggapi kesalahan-kesalahan dan kenakalanmu

3. Berbicaralah dengan dirimu sendiri :”Apakah engkau dengan pukulan ini ingin membalas dendam atau engkau ingin mengajari anakmu dengan pukulan ini?" Jika yang engkau kehendaki adalah pelampiasan kemarahan maka engkau tidak berhak memukulnya, akan tetapi jika engkau bermaksud mengajarinya adab dan sopan santun, maka bukankah masih ada cara lain selain pukulan?”

4. Renungkanlah lagi ketika anda memukulnya pada kesempatan sebelumnya dan bagaimana anda merasa menyesal setelah itu seandainya hal itu tidak terjadi

5. Buatlah kesepakatan dengan suamimu untuk mencegahmu dari memukul anakmu

6.Ingatlah pula bahwa anakmu lemah dan tidak bisa membela diri.

Sayangkan Anak, Tangan-tangankan? PART 2 : Alasan Mengapa Dilarang Pukul Anak

Alasan Mengapa Dilarang Pukul Anak


Hampir setiap orang tua mengeluhkan sulitnya mendidik anak. Meski begitu, orang tua tetap disarankan untuk tidak menyerah hingga beralih dengan cara yang mengarah pada kekerasan, baik kekerasan fisik maupun psikis. Hal tersebut dikarenakan efek buruk dari tindak kekerasan terhadap anak kelak.

Nah, berikut beberapa alasan kenapa dilarang untuk memukul anak:

1. Apa yang sering dilakukan orang tua cenderung akan ditiru oleh anak sebagai sebuah cara untuk bersikap. Jadi, memukul anak akan membuat prilaku anak menjadi lebih agresif dan kecenderungan berprilaku menyimpang saat remaja akan semakin besar.

2. Hukuman dalam bentuk kekerasan bukan sebuah bentuk pendidikan yang mengajarkan anak untuk dapat menyelesaikan konflik dengan cara yang efektif dan lebih manusiawi.

3. Kekerasan bisa mengganggu ikatan antara orangtua dan anak. Ikatan yang seharusnya didasari atas cinta dan saling menghargai tergantikan dengan rasa takut.

4. Anak yang sering dihukum biasanya akan mudah marah dan frustasi. Dia juga cenderung menjadi pendendam ketika tumbuh dewasa.

5. Anak yang sering dipukul akan mengalami trauma sehingga akan selalu dihantui ketakutan. Hal itu juga berdampak pada kepercayaan diri si anak kelak.

6. Dari orangtuanya yang suka memukul, anak belajar kalau memukul merupakan cara yang bisa dilakukan untuk mengeksperikan perasaan dan menyelesaikan masalah. Oleh karena itu, sungguh memukul anak bukanlah cara yang tepat untuk mendidik mereka atau membuat mereka jadi orang yang lebih baik


Lagi Info..:

http://wilsonmelayani.blogspot.com/2011/05/stop-memukul.html

http://norazharishak.blogspot.com/2011/10/petua-menangani-anak.html

Sayangkan Anak, Tangan-tangankan? PART 1

Sejak menjak ni.. Zafran semakin aktif.. aktif explore dunia persekitarannya.... kadang2 sampai melebih2.... contohnya dia suka main botol bedak, so end up dia ketuk kepala ibu dengan botol bedak tu.. bukan tu je.. hanger, mainan dia... apa je bila dia start main, end up buat ketuk kepala orang.. kepala ibu la yg selalu kena.

Yang ibu perasan Zafran suka main dengan kepala orang.. bila dia nampak getah dia akan main getah tu kat rambut ibu. Sebab dia tau ibu selalu guna getah tu untuk ikat rambut. Tapi ibu tak tahu pulak dari mana dia belajar ketuk kepala orang.. tak penah pulak ibu atau ayah buat macam tu depan Zafran...bila Zafran dah start main ketuk2 kepala tu.. memula ibu akan tegur dulu.. ibu akan cakap kat dia "sakit". Tapi lepas 2 -3 kali ibu ckp mcm tu dia buat jugak, ibu akan marah dia. Kadang2 ibu pukul atau jentik tangan atau kaki Zafran. Zafran ni pulak jenis tahan sakit. kalau sikit2 tu tak ada apa pun.. tak lut. So ibu akan pukul lagi beberapa kali sampai dia mengelak atau lari. Kadang2 ibu sengaja kuatkan pukulan tu bagi Zafran rasa sakit.. Bila sakit baru Zafran nangis.

 bila ibu angkat nak pukul atau jentik, Zafran akan kenyitkan mata macam ni

Hari Sabtu baru ni, ayah kerja. So Zafran tinggal berdua dengan ibu kat rumah. Zafran duduk atas sofa dan main rambut ibu yang duduk atas lantai bersandar pada sofa tu. Ibu biarkan je la. Makin lama, Zafran ketuk2, pukul2 kepala ibu. So ibu cakap la sakit.. tapi dia pukul lagi kepala ibu.. as if pada dia it was a game and he was happy doing that. Makin lama Zafran makan seronok ketuk tampar kepala ibu. Sakit ok. Bila ibu cakap byk kali Zafran buat jugak, so ibu tampar kepala pipi Zafran dengan perasaan marah dan geram. Zafran diam je. Ibu tampar lagi sambil marah Zafran. Bila ibu stop, Zafran tgk ibu. Then dia senyum. OMG, dia rasa ibu tampar dia tu ibu bergurau dengan dia, bukan ibu marah!So ibu pun senyum dan peluk Zafran. Ibu usap kepala Zafran yg kena tampar dengan ibu tadi. Ibu cakap ibu minta maaf sebab pukul Zafran. Ibu bagitau dia ibu buat macam tu sebab marah dia ketuk kepala ibu.

Satu lagi perkara, Zafran sekarang suka campak barang. Makanan, mainan, botol susu, biskut, baju.. you name it.. everything dia akan suka2 campak je bila dia tak nak atau marah. Ni part yg ibu geram sangat. Ada satu hari tu dia campak kuih. On the spot kena pukul dengan ibu. Ibu marah sbb Zafran campak makanan yang ayah beli.

Baru tadi Zafran kena pukul lagi dengan ibu sebelum tidur. Puncanya Zafran meragam, ngantuk. Bila ibu bagi botol susu, Zafran campak botol susu tu. Konon nak protes atau marah kat ibu tak ikut kehendak dia. Menjejes-jejes la susu atas tilam. Immediately ibu pukul peha Zafran. Kuat ok! Ibu tau kuat sebab tangan ibu pun sakit. Zafran terus nangis. Kesian pulak, cepat2 ibu peluk Zafran, usap peha dia. Ibu baringkan dia dan bagi dia minum susu. Tersedu Zafran nangis. Sambil Zafran minum susu, ibu baring sebelah, peluk Zafran. Ibu gengam tangan Zafran. Memang selalu ibu baring, peluk Zafran bila dia minum susu. Ibu cakap ibu minta maaf sebab pukul Zafran kuat sangat tadi. Lepas tu Zafran pun tertidur.

Ok, sekarang Zafran dah lena. Ibu pun dah fikir beberapa hari yg lalu. Thats' it! Ibu tak boleh terus marah2 pukul2 Zafran macam ni. cara ibu ni SALAH. Salah sangat dalam memdidik anak. Especially anak yg masih kecil macma Zafran. Bila ibu google, ibu jumpe ni.....


Islam amat menitik beratkan soal pendidikan terhadap anak-anak.Ini kerana pendidikan yang betul dan menepati kehendak syarak , in sya Allah akan melahirkan anak yang beriman serta mentaati perintah Allah swt dan Rasul-Nya.Sebagaimana Firman Allah swt dalam surah al-Tahrim ayat 6 :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا
“Wahai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka”

Apa yang menjadi persoalan sekarang ini ialah , apakah dibolehkan anak itu dipukul dan apakah pula had pukulan yang dibenarkan dalam Islam , jika Islam mengizinkan pukulan semasa dalam proses pendidikan terhadap anak-anak.
Apa yang penting ialah , hukuman adalah sesuatu yang disyariatkan dan termasuk salah satu sarana
pendidikan yang mendatangkan kesan dalam diri anak-anak.Namun berlebih-lebihan dalam menggunakan pukulan semasa proses pendidikan akan mengakibatkan kesan yang sebaliknya.

Ada beberapa kaedah dalam menggunakan pukulan dalam proses pendidikan seperti :
-  Tidak dipergunakan hukuman ini kecuali jika tidak ada cara lain lagi.
Pendidik tidak baleh memukul ketika dalam keadaan marah , karena dibimbangi akan membahaya dan mencederakan anak.
-  Tidak memukul pada bahagian-bahagian yang menyakitkan, seperti:wajah, kepala dan dada.
Pukulan bukanlah bertujuan untuk menyakitkan , tetapi sebagai pengajaran.
-  Tidak boleh dipukul anak yang berumur di bawah sepuluh tahun.Sebagaimana sabda Rasulullah saw :

مُرُوا أَوْلاَدَكُمْ بِالصَّلاَةِ وَهُمْ أَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِينَ وَاضْرِبُوهُمْ عَلَيْهَا وَهُمْ أَبْنَاءُ عَشْرِ سِنِينَ وَفَرِّقُوا بَيْنَهُمْ فِى الْمَضَاجِعِ
“Latihlah anak-anak kamu bersolat ketika usianya 7 tahun , dan pukullah mereka (jika tidak mahu menunaikan solat) diwaktu telah berumur 10 tahun , dan pisahkanlah tempat tidur mereka (antara lelaki dan perempuan)”
(Hadis Abu Daud , dinilai HASAN SAHIH oleh Al-Albani dalam Sahih wa Dhoif Sunan Abu Daud : 495)

Perlu diingat , bahawa kaedah pukulan adalah kaeah terakhir digunakan dalam mendidik anak , setelah pendekatan secara nasihat dan teguran tidak mendatangkan kesan pada si anak.
Walaubagaimana pun , anak-anak adalah ibarat kain putih yang tidak mengerti apa pun dalam muka bumi ini…Maka , didiklah ia dengan penuh kasih sayang tanpa ada rasa putus asa dengan meminta bantuan dan pertolongan dari Allah swt….Mudah-mudahan diberikan kekuatan oleh-Nya…in sya Allah.

Lagi....bersambung part 2...


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...